Hukum Judi Poker Menurut Islam

Hukum Judi Poker Menurut Islam

domino qiu qiu

domino qiu qiu

Hukum Judi Poker Menurut Islam – Perjudian dalam berbagai macam bentuknya sudah digolongkan menjadi penyakit masyarakat. Ini artinya bahwa judi adalah sesuatu yang lebih merugikan dibanding bisa dirasakan manfaatnya. Fenomena perjudian pernah menjadi bagian dari keseharian dari masyarakat Indonesia,bahkan mungkin hingga sekarang. Namun semakin waktu berjalan, pelarangan melakukan perjudian semakin digalakkan baik dalam sisi agama maupun hukum negara. Disini kita akan membahas hukum judi poker menurut islam, namun terlebih dahulu mari kita tilik apa pengertian dan jenis-jenis judi yang dikenal di negara ini.

 

Apakah judi itu?

Judi atau perjudian adalah istilah untuk menyebut pertaruhan, dimana para pemainnya bertaruh untuk memilih satu atau dua,  dari dua atau lebih pilihan dan hanya satu pilihan saja yang akan menang. Dalam bertaruh tentu ada barang atau uang yang dijadikan taruhan,dalam judi pihak yang kalah dalam bertaruh harus memberikan semua taruhannya kepada pemenang. Biasanya ada beberapa peraturan serta jumlah yang akan ditaruhkan yang mana akan dirundingkan sebelum mulai bermain.

 

Dalam peraturan perundang-undangan tepatnya di KUHP dan pada UU nomor 7 1974, perjudian sebenarnya telah diatur. Namun dikarenakan adanya celah dalam peraturan tersebut, maka ada baiknya kita menilik juga dari sumber agama islam. Pada perundang-undangan disebutkan bahwa judi adalah terlarang apabila dijadikan sebagai mata pencaharian, lalu bagaimana jika judi dilakukan bukan sebagai mata pencaharian? Itulah yang akan dijawab oleh Islam.

 

Apa saja macam-macam judi?

Sebelum kita membahas tentang hukum judi poker menurut islam, mari kita lihat macam-macam judi poker online terlebih dahulu. Sebenarnya jika kita ingin mengetahui macam-macam judi sangatlah tidak terbatas. Pada dasarnya segala macam hal termasuk permainan yang menggunakan pertaruhan baik berupa uang ataupun non uang dapat digolongkan sebagai perjudian. Namun ada beberapa macam perjudian yang dikenal luas di negara ini. 

 

Yang pertama adalah togel atau toto gelap, hampir semua masyarakat Indonesia familiar dengan istilah ini.namun tidak semua mengerti bagaimana cara kerja perjudian jenis ini. Togel merupakan kegiatan judi dengan menebak angka yang dikeluarkan oleh bandar waktu tertentu dan dengan imbalan yang cukup besar. Besarnya jumlah yang diterima pemenang akan tergantung kepada ketepatan dan jumlah angka yang benar.

 

Kemudian ada sabung ayam, perjudian ini masih sering kita jumpai di kampung-kampung dan biasanya dilakukan oleh kaum lelaki. Sabung ayam adalah sebuah kegiatan mengadu ayam biasanya ayam jantan, dalam hal keberanian dan kemampuannya untuk memenangkan sebuah pertarungan melawan ayam lain. Sabung ayam akan menjadi perjudian jika melibatkan pertaruhan didalamnya.Namun selain perjudian, tidak ada  baiknya membiarkan hewan terluka dan tersiksa melalui pertarungan yang pastinya akan menimbulkan luka atau bahkan membunuh ayam tersebut. 

Lalu ada judi kartu.perjudian yang menggunakan media kartu untuk menentukan siapa yang menang dan kalah dalam pertaruhan. Judi kartu mempunyai bentuk yang sangat beragam,dalam hal ini domino, gaple dan tentunya poker.

 

Hukum judi poker menurut Islam

Sekarang mari kita tinjau hukum judi poker online menurut islam, ini berlaku untuk semua jenis perjudian tidak hanya poker. Dalam kitab suci AL-Quran kata maysir atau judi disebutkan sebanyak 3 kali dalam surat Al Baqarah ayat 219 dan dalam suratAl Maidah ayat 90 dan 91. Pada ayat-ayat tersebut merujuk kepada beberapa kebiasaan yang terjadi padajaman Jahiliyah termasuk juga Maysir atau perjudian.

 

Pada surat Al Baqarah ayat 219 dinyatakan bahwa dalam Judi dan Khamar terdapat dosa besar dan manfaat. Namun dosanya lebih besar dari manfaatnya.setelah disebutkan pada ayat tersebut kemudian Allah menegaskan kembali di surat Al Maidah.Al Thabariy menjelaskan bahwa dosa besar yang di maksud dalam surat Al Quran itu adalah pertaruhan yang dilakukan dalam judi akan membuat satu pihak menzalimi pihak lain baik terhadap diri, keluarga dan harta pihak yang kalah.

 

Pada surat AlMaidah disebutkan bahwa perbuatan-perbuatan tercela termasuk berjudi merupakan perbuatan syaitan yang dibuat agar manusia saling bermusuhan dan saling membenci. Perbuatan syaitan yang disubatkan pada surat Al Maidah tersebut juga diharuskan untuk dijauhi karena dapat menghalangi seseorang untuk bersembahyang atau melakukan kewajibannya karena dilupakan oleh hal-hal tersebut. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *