Alasan Pentingnya Larangan Judi Dalam Islam 

Alasan Pentingnya Larangan Judi Dalam Islam 

Alasan Pentingnya Larangan Judi Dalam Islam ! setiap manusia sudah ditakdirkan oleh allah untuk memiliki fitrah dalam mencintai harta benda, maka dari itu beberapa orang berlomba-lomba untuk mendapatkan harta melalui berbagai cara. Ditengah kehidupan yang semakin keras, dan persaingan dalam dunia pekerjaan maka orang memilih untuk menghalalkan segala cara agar bisa meraih uang sebanyak-banyaknya. Tidak heran jika judi dijadikan sebagai jalan alternatif seseorang untuk meraih keuntungan, walaupun sudah banyak larangan untuk tidak berjudi karena judi bandarqq dinilai menjadikan orang kaya dalam waktu mendadak.

Judi merupakan suatu permainan yang menggunakan tekhnik taruhan jadi setiap orang yang bermain judi akan menyimpan modal, kemudian melalui sebuah permainan orang tadi akan mengundi nasibnya, jika beruntung dia akan untung, namun jika kalah dia akan buntung. Karena hal inilah judi dilarang karena sudah sepantasnya jika ingin mendapatkan uang manusia harus bekerja, bukan dengan jalan mengundi nasib seperti berjudi, maka pentingnya larangan judi harus diketahui oleh umat beragama. Banyak faktor yang menyebabkan akhirnya orang bermain judi, yang paling utama adalah faktor ekonomi. 

Di tengah zaman yang semakin menggila ini membawa kesenjangan ekonomi kepada masyarakat, bagaimana tidak banyak sekali fenomena yang menggambarkan jika banyak orang yang sudah memiliki puluhan kendaraan namun sangat berbanding sekali dengan orangn yang bahkan rumah saja tidak punya. Atas kesenjangan itulah hati dan emosional orang yang dikatakan berpenghasilan rendah tadi panas sehingga ingin saling menjatuhkan, tanpa usaha yang keras dengan bermain judi peruntungan akan segera didapatkan dalam hitungan jam. Memang judi mmeberikan kemanfaatan namun juga tidak lain memberikan keburukan bagi para pemainnya.

Alasan mengapa pentingnya larangan judi harus diketahui oleh seluruh umat, khususnya umat islam. Karena allah azza wa jalla telah menyebutkan larangan tersebut dalam al-qur’an yang artinya sangat perlu untuk diperhatikan karena akan membawa kemudharatan. Allah tidak memungkiri jika judi memberikan banyak manfaat bagi para pemainnya sebab akan mendapatkan keuntungan, dan bisa menghidupi keluarganya. Niat yang baik harus dilakukan dengan jalan yang baik pula, kurang lebih begitu. Jadi jika kalian berniat baik ingin menghidupi keluarga, menafkahi isteri dan anak maka jalannya bukan dengan berjudi, melainkan bekerja. 

Maisir yang berarti taruhan dalam hal ini yaitu bermain judi merupakan suatu yang dilarang dalam al’qur’an, mengapa demikian? Dikarenakan judi akan menjadikan makhluk lupa kepada tuhannya. Penting kiranya untuk mengetahui hakikat  sebab dan alasan mengapa judi atau maisir ini di larang.segala bentuk taruhan telah allah larang baik permainan yang menggunakan kartu atau papan catur, karena melakukan transaksi yang tidak jelas apa yang dijual dan apa yang diberi sama saja dengan melakukan taruhan. Yang akan membuat seseorang akan merasa sangat dirugikan bahkan membuat orang jatuh miskin. 

Pentingnya larangan judi yakni menjauhkan diri kita dari sifat iri dengki, lupa kepada allah SWT, hingga terjadi permusuhan diantara saudaranya sendiri. Hal itu merupakan beberapa yang paling dilarang dalam islam. Sebab islam mengindahkan yang namanya tali persaudaraan bahakan sebisa mungkin harus menghindari dari yang namnaya permusuhan. Karena sejatinya permusuhan hanya kaan menimbulkan saling bunuh, hidup tidak tentram. Ada banyak tindakan atau cara orang berjudi salah satunya yaitu adu panko, menebak nomor, atau menggunakan sarana perlombaan misalnya lomba bola voli, lomba sepak bola. Bahakan yang lebih parahnya lagi judi bisa dilakukan dengan membuat taruhan dengan tim bola kesayangan contohnya. 

Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan dalam al-qur’an jika judi adalah suatu perbuatan dosa yang harus dihindari oleh umat islam. Perbuatan judi dan meminum-minuman keras adalah suatu perbuatan yang disenangi setan sehingga allah membencinya. Allah menyebut jika manusia memiliki akal maka alangkah baiknya untuk menghindari kedua hal tersebut. dosa judi bahkan tidak hanya didapat oleh orang yang melakukan judi saja, bahkan hanya sekedar ucapan yang keluar dari mulut seseorang dengan mengajak judi sudah mendapatkan dosa. 

Dengan sekedar mengatakannya saja sudah termasuk perbuatan dosa apalagi melakukan permainannya sudah sangat jelas bahwa itu dosa besar. Lebih jauh dari itu allah menyebutkan dalam ayatNya jika dosa seorang penjudi lebih besar dari riba. Karena dua lasan judi lebih besar nilai dosanya karena telah melanggar dua aturan yaitu pertama, memakan harta dengan cara yang haram, kedua, karena melakuakan sebuah permainan yang sifatnya haram. Karena judi membuat seorang lalai dalam ibadahnya ia akan melupakan perintahnya untuk beribadah dan menyembah allah, ia akan lupa waktu shalat, hingga membenci antar sesame muslim. Maka itulah pentingnya larangan judi bagi umat islam agar terhindar dari suatu perbuatan dosa. 

Gambaran seorang penjudi adalah najis atas kekjiannya, karena saking hinanya judi ini maka seorang penjudi mengamlkan perbuatan syaitan. Bahkan dalam ayat-Nya ditegaskan dengan kata ‘jauhilah’ untuk menjelaskan betapa haramnya. Artinya allah memerintahkan umatnya bukan saja untuk jangan bermain judi melainkan mendekatkan diri juga jangan. Maka allah juga memerintahkan selain menjauhi, lebih baik umat islam meninggalkannya jauh-jauh. 

Sama halnya dengan larangan bahwa babi itu haram, walaupun ebberapa saintis menyebutkan jika daging babi memberikan manfaat tapi tetap hakikatnya tidak boleh menjadi halal. Senanda dengan perbuatan judi walaupun memberikan manfaat dengan orang lain tidak menjadi kesulitan harta benda lagi tetapi pada hakikatnya judi tetaplah suatu perbuatan yang haram. Pentingnya larangan judi dalam hal ini allah akan melihat mana makhluk yang bersungguh-sungguh taat kepadaNya saat ditimpai musibah. 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *